Implementasi Prinsip Alkitabiah Pertumbuhan Gereja Lokal di GMAHK Jemaat Immanuel Sigaol-Samosir

Authors

  • ELFRI DARLIN SINAGA Universitas Advent Surya Nusantara
  • Yoanes Sinaga Universitas Advent Surya Nusantara
  • Donald L. Muntu Universitas Advent Surya Nusantara

Keywords:

GMAHK, kelompok kecil, penginjilan, pertumbuhan gereja, prinsip alkitabiah

Abstract

Abstract: Local church growth requires both spiritual maturity and responsible membership development. This community service program addressed stagnant attendance, limited leadership regeneration, and weak personal evangelism at the Seventh-day Adventist Immanuel Congregation in Sigaol-Samosir. A participatory approach integrated revival meetings, a church-growth seminar, and a leadership workshop from 15 to 18 April 2026. Evaluation used observation, structured interviews, commitment records, and pre-test and post-test scores. The average knowledge score increased from 52 to 81, six small groups for discipleship and evangelism were formed, a rotating pastoral visitation schedule was prepared, and potential youth leaders were identified. The findings indicate that an integrated biblical approach combining proclamation, fellowship, service, worship, and witness can strengthen congregational understanding and ministry commitment. Continued mentoring and periodic monitoring are required to assess long-term spiritual and numerical growth.

Keywords: biblical principles, church growth, evangelism, Seventh-day Adventist Church, small groups

ย 

Abstrak: Pertumbuhan gereja lokal menuntut kedewasaan rohani sekaligus pengembangan keanggotaan yang bertanggung jawab. Program pengabdian kepada masyarakat ini merespons stagnasi kehadiran, terbatasnya kaderisasi pelayan, dan lemahnya penginjilan pribadi di GMAHK Jemaat Immanuel Sigaol-Samosir. Pendekatan partisipatif mengintegrasikan Kebaktian Kebangunan Rohani, seminar pertumbuhan gereja, dan workshop kepemimpinan pada 15-18 April 2026. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, kartu komitmen, serta pre-test dan post-test. Nilai rata-rata pemahaman meningkat dari 52 menjadi 81, terbentuk enam kelompok kecil untuk pemuridan dan penginjilan, tersusun jadwal kunjungan pastoral bergilir, dan teridentifikasi calon pemimpin muda. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan Alkitabiah yang memadukan pemberitaan, persekutuan, pelayanan, ibadah, dan kesaksian dapat memperkuat pemahaman serta komitmen pelayanan jemaat. Pendampingan dan monitoring berkala diperlukan untuk menilai keberlanjutan pertumbuhan rohani dan keanggotaan.

Kata Kunci: GMAHK, kelompok kecil, penginjilan, pertumbuhan gereja, prinsip Alkitabiah

Downloads

Published

2026-07-24